Computer Network - Memahami Subnet Mask, IP Address

Subnet Mask
Subnet mask adalah istilah untuk membedakan Network ID dan Host ID atau untuk menentukan porsi Network ID dan Host ID pada deretan kode biner. Subnet mask juga berfungsi untuk menetukan alamat tujuan paket data (local atau remote).
Subnet mask juga sama seperti prefix yang merupakan penunjuk banyak bit dari sebuah IP Address yang merupakan porsi Network ID. Notasi prefix juga dikenal sebagai Classless Inter-Domain Routing (CIDR)
Untuk mendefinisikan subnet mask, diperlukan Kelas-kelas alamat IP sebagai berikut:
Kelas
Subnet Mask (biner)
Subnet mask (desimal)
CIDR
A
11111111.00000000.00000000.00000000
255.0.0.0
/8
B
11111111.11111111.00000000.00000000
255.255.0.0
/16
C
11111111.11111111.11111111.00000000
255.255.255.0
/24
 
Alamat IP
Layaknya kita yang memiliki alamat rumah, komputer juga memiliki alamat agar bisa berkomunikasi data. Alamat ini disebut sebagai alamat IP. Ada dua jenis alamat IP, yaitu:
  • IP public : alamat yang unik untuk setiap komputer. alamat IP yang kita kenal ada dua, yaitu IPv4 dan IPv6 yang muncul dikarenakan jumlah komputer yang semakin banyak.dan IPv4 tidak bisa meng-cover semua komputer tersebut
  • IP private: alamat yang dimiliki di dalam satu jaringan lokal saja, sehingga dapat berkomunikasi di dalam satu jaringan
Di dalam suatu perusahaan pasti memiliki lebih dari satu komputer dan memiliki beberapa jaringan lokal di dalamnya. Oleh karena itu untuk menentukan IP di dalam suatu jaringan ada dua jenis perhitungan, yaitu:
  • FLSM (Fixed Length Subnet Mask)
    Teknik subnetting yang memiliki nilai prefix atau CIDR yang sama (fixed). Nilainya diambil dari jaringan dengan jumlah host paling banyak (classful addressing)
  • VLSM (Variable Length Subnet Mask)
    Teknik subnetting yang memiliki nilai prefix atau CIDR yang berbeda-beda untuk setiap jaringan tergantung jumlah hostnya (classless addressing)

Comments